Beri Santunan 56 Orang Veteran

MUARA ENIM – Pemerintah Kabupaten Muara Enim memberikan santunan kepada 56 orang veteran dan 86 orang janda Veteran yang ada di kabupaten Muara Enim. Kaban Kesbangpol Muara Enim Andi Wijaya mengatakan bahwa pemberian santunan ini diberikan oleh Pemkab Muara Enim terhadap para pejuang perintis kemerdekaan Republik Indonesia sebagai bentuk terima kasih atas perjuangan mereka didalam memperjuangkan bangsa dan negara ini hingga dapat memperingati Hari Kemerdekaan yang ke 74 tahun ini.

“Ramah Tamah Bersama pejuang Veteran Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia dan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang diadakan oleh Pemerintah kabupaten Muara Enim dengan tujuaanya untuk mengingat kembali perjuangan para legiun veteran perintis kemerdekaan didalam mengusir para penjajah di Bumi Pertiwi ini,” ungkap Andi.

Masih kata Andi ke-56 orang veteran dan 86 orang janda veteran ini nantinya akan mendapatkan santunan yang berasal dari Dana hibah APBD kabupaten Muara Enim. “Santunan yang diberikan kepada legiun veteran dan janda veteran ini bersumber dari dana hibah Pemkab Muara Enim tahun 2019 dengan total dana yang dikucurkan berjumlah Rp264.560.000, yang mana sebanuak 56 orang Veteran mendapatkan santunan sebesar Rp1.750.000 per orang dan Janda veteran berjumlah 86 orang menerima santunan sebesar Rp1.500.000 per orang. Dan selain itu juga mendapatkan uang transport sebesar Rp150.000 serta Baju seragam Veteran sebanyak 15 orang dengan harga Rp1.050.000,” terangnya.

Sementara itu Bupati Muara Enim Ir. H. Ahmad Yani, MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema Hari Ulang Tahun ke 74 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2019 adalah “Dengan semangat Proklamasi 1945 kita dukung kepemimpinan nasional menuju Indonesia Unggul demi kelanjutan pembangunan menuju Indonesia yang makin maju dan sejahtera,” ungkapnya.

Hal ini diungkapkan A. Yani memberikan sinyal elemen kepada kita untuk terus meningkatkan eksistensi dan jati diri kita sebagai bangsa ditengah era globalisasi dewasa ini. “Dalam memperingati Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 yang dilaksanakan secara serentak diseluruh persada nusantara berupa Upacara Peringatan Detik Detik Proklamasi. Untuk itu, sepantasnya kita merenung dan mengingat kembali apa yang telah kita perbuat terhadap bangsa dan negara tercinta ini,” urai A. Yani.

Masih kata Bupati, ditengah-tengah  sekarang,  berbaur dengan para Pejuang Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia yang merupakan pelaku sejarah Kemerdekaan Indonesia merebut dari tangan penjajah yang mana saat ini mereka semakin lama akan berkurang jumlahnya. Harapan sebagai generasi penerus yang telah menerima nilai nilai juang yang mereka korbankan, akan tetap tertanam dalam sanubari masing-masing untuk meneruskan dan mengisi Kemerdekaan ini.

“Untuk mengenang dan mengingat jasa yang telah diberikan oleh para veteran kemerdekaan untuk bangsa dan negara, pemerintah telah menetapkan setiap tanggal 10 Agustus hari Veteran Nasional maka setiap tahunnya nanti akan diperingati hari Veteran Nasional. Dan akhirnya melalui Peringatan Hari Ulang Tahun ke 74 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2019 ini. “Saya mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Muara Enim pada umumnya dan kita yang hadir disini pada khususnya untuk terus Mengobarkan Semangat Juang Proklamasi 17 Agustus 1945, untuk Bangsa dan Negara Indonesia tercinta ini. Dengan mengucap Bismillahirahmanirohim setiap tanggal 10 Agustus saya kukuhkan sebagai Hari Veteran Nasional,” pungkas A. Yani.

Sekadar informasi upacara detik-detik kemerdekaan RI yang ke-74 di kabupaten Muara Enim dilaksanakan sekitar pukul 09.30 dengan inspektur upacara Bupati Muara Enim Ir. H. Ahmad Yani, MM dan Ketua DPRD Muara Enim Aries HB bertugas membacakan tek UUD 1945. Sedangkan pasukan pengibar duplikat bendera pusaka berasal dari perwakilan pelajar SMA/K dan MA yang ada di kabupaten Muara Enim yang telah dipilih melalui tahapan seleksi berjenjang dan diikuti oleh pasukan 45 berasal dari Kodim 0404 Muara Enim.

Selain itu Pemkab Muara Enim juga memberikan penghargaan pada beberapa ASN dan juga menerima bantuan 2 Unit Mobil Tanki Damkar dari PT.BA serta 1 Unit mobil Tanki dari PT.Supreme Energy Rantau Dedap dan ditutup dengan drama kolosal siswa/i SMA Negeri 1 Muara Enim tentang perlawanan para pejuang mengusir penjajahan Jepang dan Belanda di Bumi Serasan Sekundang.(adv)

Share This: