Kekompakan Jadi Kekuatan bagi Kemajuan Sumsel

# Ribuan Alumni Dukung Program Gubernur dan Kapolda Sumsel

 

PALEMBANG, SIMBUR – Peserta didik dan alumni memadati halaman SMA Negeri 3 Palembang, Sabtu (19/10). Mereka antusias menyaksikan  apel pagi dan orasi ilmiah dalam rangkaian Reuni Emas 50 Tahun SMA Negeri 3 Palembang. Reuni akbar SMAN 3 Palembang berakhir dengan bertemunya ribuan alumnus dari 50 angkatan.

Ketua Pelaksana Reuni Emas 50 Tahun SMAN 3 Palembang, Fahrul Rozi mengatakan, ide awal reuni terbersit  dari percakapan beberapa alumnus, kemudian disambut oleh yang lain. “Awalnya beberapa alumni berkumpul,  terbersit  (ide reuni). Kemudian kami merekrut adik-adik dan kakak-kakak di tiap angkatan. Kami membentuk koordinator setiap angkatan. Merekalah yang berkomunikasi dan kordinasi dengan teman seangkatannya. Kami bersatu dan akhirnya semua terkomunikasikan sedemikian rupa,” ungkapnya saat dikonfirmasi Simbur, Sabtu (19/10).

Apalagi, dua orang alumnus yang boleh dikatakan paling berhasil dalam karirnya, mendukung diadakannya acara tersebut. Keduanya adalah Gubernur Sumsel Herman Deru dan Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Firli Bahuri. “Kami kan audiensi dengan Gubernur. Begitu mendengar (rencana reuni) dia sangat mendukung. Sama halnya dengan Kapolda Sumsel dimana kami juga melakukan audiensi. Kapolda menyambut baik serta sangat mendukung kegiatan itu,” ujarnya.

Dilanjutkan, dengan adanya reuni emas tersebut, silaturahmi antar alumni akan lebih erat lagi, walau masing-masing memiliki kesibukan sendiri. “Hal pertama adalah menjalin kembali silaturahmi karena rata-rata semuanya sibuk, makanya kami berangkulan dan bersama. Yah, tentu arahnya untuk kebersamaan dan menjaga segala sesuatu yang ada di tempat masing-masing,” harap Fahrul.

Ditanya apakah setelah kegiatan tersebut alumni SMAN 3 Palembang akan mendukung Gubernur dan Kapolda Sumsel, Fahrul Rozi mengatakan sebagai alumni tentu akan mendukung. “Kalau bicara sebagai alumni, ya tentu. Kami kan bangga sekali bahwa Gubernur dan Kapolda Sumsel adalah alumnus SMA 3 Palembang. Mengapa tidak kami dukung,” ujarnya.

Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru yang juga merupakan alumnus SMA Negeri 3 Palembang tahun 1985  langsung memimpin apel pagi Reuni Emas 50 Tahun SMA Negeri 3 Palembang. “SMA 3 ini sangat terkenal di seluruh Indonesia. Para penddiknya yang sudah luar biasa membawa nama SMAN 3 ini membanggakan. Dalam 50 tahun SMAN 3 kami adakan acara resmi, ini sebagai tanda meskipun sudah berbaur di dunia pekerjaan, sudah berkeluarga, kompak,”ujarnya.

Apresiasi yang setinggi-tingginya juga diberikan Herman Deru selaku Gubernur Sumatera Selatan kepada pendidik serta siswa yang dapat menjaga nama SMAN 3 Palembang dengan baik. “Terimakasih kepada seluruh siswa dan pendidik yang dari berbagai jenjang studi telah membawa citra SMAN 3 menjadi menjadi baik serta membanggakan,” ujarnya.

Herman Deru berharap dengan acara ini dapat memudahkan komunikasi serta mempererat kembali tali silaturahmi yang sudah terjaga. “Mudah-mudahan dengan diadakannya acara ini maka dapat memudahkan komunikasi karena kita adalah satu,” imbuhnya.

Tidak hanya memimpin apel, dalam kesempatan tersebut Herman Deru bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol. Firli Bahuri juga bernostalgia dengan mengingat kembali lapangan basket serta kelas mana yang dulu ditempatinya selama duduk di bangku SMA. Acara ini ditutup dengan adanya games yang dibuat oleh Gubernur Sumatera Selatan bersama dengan Kapoda Sumatera Selatan.

Gubernur H Herman Deru dan Kapolda Irjen Pol Firli Bahuri tak dapat menyembunyikan kegembiraannya. Keduanya tampak larut bernostalgia menikmati jalannya acara. Untuk mengenang masa-masa di SMA, Herman Deru dan Firli berduet membawakan lagu kenangan  yang populer di kalangan pelajar pada era 80-an bertajuk “Kisah Kasih di Sekolah”.

Gubernur juga mengungkapkan sangat terkesan dengan acara yang sudah dikemas panitia sedemikian rupa. “Ya, selain dapat bersilaturahmi. Saya ingin kekompakan alumni ini menjadi contoh bagi alumni SMA lainnya di Sumsel. Meskipun latar belakang mereka ini berbeda, ada yang beda partai ada yang beda agama tapi kompak. Bangunlah kekompakan menjadi kekuatan karena ini sangat penting sekali untuk kemajuan Sumsel,” jelasnya.

Herman Deru mengatakan, dia bukan hanya terkesan karena reuni ini diikuti 50 angkatan alumni dari tahun 1968 silam. Tapi reuni ini juga melahirkan keakraban ribuan alumni tanpa ada pembedaan strata. Iapun berharap kekompakan dan persatuan yang ditunjukan alumni SMA Negeri 3 Palembang ini dapat menjadi panutan. “Kesan Saya keakraban ini memang mesti dibangun dari sistem pendidikan mulai guru-guru, penjaga sekolah dan siswa tanpa membedakan status sosial semua bersatu. Termasuk guru-gurunya juga,” jelasnya.

Dari ribuan alumni yang hadir hari itu, sesosok wanita berjilbab kuning mendadak jadi perhatian para alumni. Karena saat Herman Deru mengenali wajahnya, ia spontan memeluknya tanpa ragu. Wanita paruh baya itu rupanya bernama Winarsih. Ia adalah guru ekonomi saat Herman Deru menjadi pelajar di SMA Negeri 3 Palembang.

Winarsih seolah tak percaya anak didik yang sangat perhatian padanya  kala itu kini telah menjadi orang nomor satu di Pemprov Sumsel. “Iya beliau dulu pengantin baru dan sedang hamil. Waktu itu rumahnya jauh di arah Sako Kenten. Jadi kalau sekolah pulang sore Beliau suka kebingungan mau pulang naik apa kan zaman dahulu angkot maaih susah. Jadi saya yang anterin. Rupanya beliau masih ingat, padahal sudah lama sekali soalnya anaknya yang dalam kandungannya itu saja sekarang sudah menjadi dokter,” ujarnya.

Menurut Herman Deru, selama sekolah Ia memang bukan siswa yang berprestasi namun demikian Ia mengaku tak pernah sampai tinggal kelas. Meski tak pernah mencatat saat di sekolah namun mengaku selalu khusyuk saat guru menjelaskan di depan kelas. “Saya memang tidak pernah mencatat waktu sekolah. Tapi tidak pernah juga tinggal kelas dan nilai selalu di atas rata-rata. Karena kalau guru ngajar saya selalu menyimak. Saya memang tidak mengejar rangking tapi ilmunya, dan saya juga selalu jadi ketua kalau ada acara di sekolah,” jelasnya.

Usai memberi sambutan dan ikut bernyanyi, Gubernur juga tampak menyambangi aksi donor darah yang digelar panitia di lokasi reuni. Selama kurang lebih dua jam ia hadir dalam rangkaian kegiatan reuni tersebut. Ia juga tampak sabar meladeni ribuan alumni yang berebut ingin berfoto dengannya mulai dari angkatan 1968 hingga angkatan 2018.

Sementara itu, Ketua IKA SMAN 3 Palembang,  juga merupakan Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi mengatakan, kegiatan reuni ini digelar sebagai tali pengikat silaturahmi dan temu kangen bagi seluruh alumni mulai dari tahun 1968- 2018. Reuni akbar ini sebelumnya diisi dengan beberapa rangkaian kegiatan mulai dari persiapan, apel bersama di sekolah pada 18 Oktober dilanjutkan dengan Baksos dan apel besar di Griya Agung.

Apriyadi sangat getol menginventarisir alumni IKA-Smanta yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan mancanegara.  Ketua IKA Smanta Periode 2014-2019, Drs H Apriyadi MSi mengatakan selama lima tahun belakangan dirinya bersama pengurus IKA-SMANTA secara konsisten dan komitmen merangkul semua alumni dari seluruh angkatan.

“Alhamdulillah silaturahmi antar alumni terus terjaga dan memberikan kontribusi positif untuk sekolah tercinta kita yakni SMA Negeri 3 Palembang,” ujar Apriyadi.

Apriyadi berharap, agar alumni yang tergabung dengan IKA-Smanta terus mempererat silaturahmi antar alumni. “Terus jaga silaturahmi dan berbuat yang terbaik untuk memberikan manfaat bagi semua pihak,” tuturnya.

Selain Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri yang merupakan alumni tahun 1982, tampak hadir juga alumni lainnya seperti Duta Besar Indonesia untuk Rumania merangkap Moldova M Amhar Azeth, Dirjen Anggaran Kemenkeu, Askolani, Direktur Komersil PT Pusri Romli HM, Anggota DPR RI Hana Gayatri, Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni SMAN 3 Palembang, Drs Apriyadi dan Ketua Pelaksana Reuni Emas SMAN 3 Palembang, Fachrul Rozi. Sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel yang juga alumni tampak hadir di antaranya Kepala Biro Perlengkapan dan Umum Zaki Aslam, Kepala BPBD Iriansyah dan Plt Kasat  Pol PP Sumsel Aris Saputra.(dfn)

Share This: