Pasien Positif Corona di Sumsel Jadi 16 Orang, Didominasi Transmisi Lokal dalam Keluarga

PALEMBANG, SIMBUR – Pasien positif Covid-19 di Sumsel bertambah 4 orang. Hingga kini terdapat 16 pasien positif Corona di Bumi Sriwijaya. Hal itu diungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri saat menggelar konferensi pers, Minggu (5/4).

Dikatakannya, dua dari keempat pasien positif tersebut merupakan kasus impor yakni pasien kasus 13 laki-laki (28) asal Lubuklinggau dan pasien kasus 14 laki-laki (40) asal Palembang.
Kasus nomor 13 dan 14 ini merupakan kasus penularan melalui imported cases atau kasus yang dibawa dari luar Sumsel.

“Kasus ke 13 dengan umur 28 tahun berjenis kelamin Laki-laki, beralamat domisili di Lubuk Linggau dengan studi kasus import. Kasus ke 14  dengan umur 40 tahun berjenis kelamin laki-laki dengan alamat domisili Palembang, studi kasus import,” tambahnya.

Dua pasien lagi kasus transmisi lokal yakni kasus 15 perempuan (54) dan kasus 16 perempuan (61). Keduanya berasal dari OKU. Kasus baru transmisi lokal ini adalah adanya kontak langsung antara pasien positif sebelumnya dengan pasien kasus baru. “Kasus ke 16 berumur 61 tahun, berjenis kelamin perempuan dengan alamat domisili Ogan Komering Ulu, studi kasus transmisi lokal,” terang Yusri.

Menurut Yusri, kondisi Sumsel saat ini masih terbilang terkendali. Pasalnya, munculnya kasus baru yang ada di Sumsel itu hanya transmisi lokal atau penularan dalam keluarga pasien yang telah terkonfirmasi Covid-19. Adanya kasus transmisi lokal baru di Kabupaten OKU, Yusri meminta masyarakat tidak panik. Pasalnya, penularan lokal tersebut masih terjadi dalam satu keluarga. “Bisa dibilang Sumsel masih relatif terkendali penyebaran COVID-19,” tegas Yusri.

Yusri mengatakan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 1.643 orang. Jumlah ODP selesai pemantauan sebanyak 574 orang dan jumlah ODP masih dalam pemantauan sebanyak 1.069 orang. Sementara untuk jumlah Pasien dalam pengawasan keseluruhan sebanyak sampai hari ini 44 orang, jumlah PDP yang negatif covid sebanyak 28 orang. “Sudah dinyatakan  pulang sebanyak 24 orang, masih dalam perawatan 16 orang, dan Penambahan pdp 1 orang,” katanya.

Untuk sample yang sudah diperiksa di laboratorium sebanyak 107 orang, jumlah sampel positif 16 orang dan jumlah sampel negatif sebanyak 63 orang serta masih dalam proses pemeriksaan 28 orang. “Pesan dari Pak Gubernur untuk selalu disampaikan supaya tidak panik menghadapi penambahan kasus. Perbanyak makan sayur dan buah yang bergizi, istirahat yang cukup serta aktivitas fisik yang teratur dan tidak stres,” pungkasnya.(kbs)

Share This: