Perluas Jaringan Belajar Online di Seluruh Dunia

SINGAPURA, SIMBUR – Huawei Cloud dan perusahaan teknologi belajar asal Singapura, ULearning, menggratiskan sejumlah solusi belajar dan pelatihan daring (online) bagi sektor pendidikan dan bisnis. Langkah ini diambil supaya keahlian belajar dan pengembangan dapat berlanjut di tengah wabah COVID-19.

Kementerian Pendidikan Singapura (MOE) baru saja mengumumkan pemberlakuan satu hari belajar di rumah yang harus dilakukan lembaga pendidikan setiap minggu. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari tindakan pembatasan sosial (social distancing) untuk menghambat penyebaran virus korona di wilayah setempat. MOE juga ingin memperhatikan dampak kebijakan ini terhadap orang tua dan keluarga, khususnya mereka yang tidak memiliki bantuan di rumah.

Kedua perusahaan memiliki misi untuk menjaga kelanjutan dan frekuensi belajar dengan memanfaatkan sistem private teaching cloud. Layanan mereka terdiri atas akses gratis terhadap portal ULearning, yakni Learning Management System (LMS), serta sejumlah fitur dan fungsi seperti virtualisasi kampus dan akses multiterminal, serta akun pengguna gratis bagi administrator lembaga pendidikan, tenaga pengajar, serta pelajar. Dengan demikian, mereka bisa mengakses sejumlah perangkat pada komputer PC dan perangkat seluler yang didukung solusi all-in-one cloud Huawei.

Christina Ng, salah satu pendiri perusahaan dan General Manager, ULearning International mengatakan, jutaan pelajar dan tenaga pengajar telah memanfaatkan sejumlah solusi belajar gratis dari ULearning dan Huawei Cloud sejak Februari 2019. ULearning LMS bisa membantu para guru untuk menjaga mutu interaksinya dengan pelajar. “Sebagai respons atas pandemi COVID-19, kami kini siap memperluas pengalaman belajar agar para pelajar di seluruh dunia dapat mengurangi gangguan dalam aktivitas belajar,” kata Christina.

Di Asia Pasifik, lanjut dia, Huawei Cloud telah bekerja sama dengan ULearning guna menyediakan layanan pendidikan daring bagi sejumlah lembaga pendidikan di tengah pandemi Covid-19. Di sektor kesehatan, Layanan ini membantu banyak rumah sakit supaya mereka bisa dengan cepat mendapatkan hasil tes virus. Layanan gratis juga tersedia untuk para pelaku bisnis agar mereka mampu menjaga kelangsungan usahanya.

“Kalangan perusahaan akan mengutamakan dan memikirkan digitalisasi bisnis serta penggunaan teknologi canggih, dan kami akan mendukung mereka,” ujar Roben Wang, President Huawei Cloud Asia Pasifik.

Teo Tee Hui, Singapore University of Technology & Design (SUTD) mengatakan, ULearning LMS telah memperoleh pengakuan dari sejumlah ilmuwan lokal atas sejumlah teknologi terbarunya yang bisa meningkatkan dan memajukan pengalaman belajar. “ULearning telah dilengkapi teknologi kecerdasan buatan (AI) seperti pemindaian wajah (facial recognition) untuk sistem absensi otomatis dan ujian daring (online examination). Kini, kita dapat membantu para pelajar untuk menggunakan teknologi termutakhir yang memfasilitasi aktivitas belajar dan pemahaman mereka, khususnya di sektor AI dan Cyberethics,” ungkapnya.

Masih kata dia, ULearning LMS saat ini ditawarkan sebagai bagian dari rangkaian solusi teknologi informasi dan komunikasi untuk mengatasi tantangan kelangsungan bisnis akibat COVID-19. Layanan tersebut juga hadir demi mendukung target jangka panjang Republik Singapura untuk mengubah perekonomiannya. Kedua layanan, baik untuk sektor pendidikan dan bisnis, tersedia dalam bentuk langganan gratis selama tiga bulan pertama. (kbs/prnewswire)

Share This: