Kasus Positif Covid-19 Jadi 37 Orang, Terkonfirmasi 11 Siswa Setukpa Polda Sumsel

PALEMBANG, SIMBUR – Angka kasus positif Covid-19 di Sumatera Selatan meledak setelah terjadi penambahan 15 orang. Dengan demikian, total konfirmasi positif Coronavirus di Sumsel per tanggal 16 April 2020 menjadi 37 orang.

“Perlu disampaikan kasus yang terkonfirmasi positif pada hari ini bertambah 15 orang,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel, Prof Dr dr H Yuwono MBiomed saat video conference, Kamis (16/4).

Prof Yuwono menegaskan, 11 dari 15 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan status kasus impor merupakan siswa Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Polda Sumsel di Sukabumi, Jawa Barat. “Perlu saya sampaikan nomor 26 sampai nomor 36 ini, 11 orang adalah kasus impor siswa sekolah perwira Polri yang berasal di Sukabumi,” ungkapnya.

Masih kata Yuwono, 11 orang siswa tersebut sudah mengikuti tiga kali rapid tes. Pertama di Sukabumi dan dua kali di SPN Betung. “Sekitar setengah bulan lalu sebelas siswa tersebut menjalani pemeriksaan rapid tes di Sukabumi dengan hasil negatif. Setelah itu dipulangkan ke Palembang dan diisolasi di SPN Betung. Mereka diperiksa kembali pekan pertama bulan ini berdasarkan VCR dan pada Ahad lalu terkonfirmasi sebelas orang positif seperti yang kami umumkan hari ini,” ungkapnya seraya menyebutkan, sebelas siswa tersebut merupakan orang tanpa gejala dan kini masih diisolasi di RS Bhayangkara Palembang.

Diketahui, ODP di Sumsel berjumlah 2.297 orang. Selesai pemantauan 1.684 orang dan yang masih dalam pantauan 613 orang. Kemudian, PDP berjumlah 84 orang, selesai pengawasan 59 orang dan masih dalam pengawasan 27 orang. Pasien positif 37 orang dan pasien sembuh 4 orang. “Dua dari OKI, 1 Palembang dan 1 luar kota,” ungkap Yuwono.

Yuwono menegaskan, kasus positif dengan pasien Covid-19 perlu dibedakan. “Positif itu orang yang terinfeksi Covid-19 hasil pemeriksaan definitif laboratorium berdasarkan VCR,” ungkapnya.

Ditambahkan Yuwono, Sumsel belum masuk zona merah karena beberapa kasus masih dalam proses penyelidikan. “Yang dimaksud zona merah itu apabila ada definitif penularan lokal yang tidak ada kaitan dengan riwayat perjalanan,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi membenarkan adanya 11 orang siswa Setukpa asal Polda Sumsel di Sukabumi yang positif Covid-19. “Jadi betul setelah kami lakukan swab, dari 12 orang ternyata memang siswa Setukpa ada 11 orang yang positif Covid-19. Maka itu, kami isolasi untuk penyembuhan di RS Bhayangkara,” ungkap Kombes Pol Supriadi kepada Simbur.(tim)

Share This: