Konten Bisnis, Regional, dan Hiburan di Media Massa Paling Banyak Dikonsumsi Publik saat Pandemi Covid-19

JAKARTA, SIMBUR – Dable, platform penelusuran konten (content discovery) telah menerbitkan “Laporan tentang Tren Konsumsi Media di Indonesia” (Indonesia Media Consumption Trend Report). Laporan tersebut menganalisis konsumsi konten media setelah Covid-19 merebak. Laporan ini memaparkan tren-tren konsumsi media pada sejumlah perusahaan media terkemuka di Indonesia selama tiga bulan (sejak Februari- hingga April 2020).

General Manager, Dable Indonesia, Lee Ho-young, mengatakan, pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap seluruh aspek sosial, termasuk perekonomian dan kebudayaan. Hal serupa terjadi pada cara  mengonsumsi konten media.

“Banyaknya waktu yang dihabiskan di rumah akibat WFH dan PSBB memberikan lebih banyak waktu mengonsumsi konten. Masyarakat tak hanya tertarik pada informasi tentang Covid-19, tapi juga mencari cara agar kegiatan di rumah lebih menarik,” ungkap Lee.

Lee berharap, laporan ini dapat membantu untuk memahami perubahan tren konsumsi konten media. ” Termasuk minat masyarakat di tengah pandemi Covid-19, serta topik-topik yang paling diminati masyarakat,” terangnya.

Berdasarkan laporan tersebut, jumlah konten media yang dikonsumsi berkurang dari Februari meningkat hingga 28 persen pada Maret 2020. Saat itu Indonesia melaporkan kasus Covid-19 yang pertama di bulan Maret. Setelahnnya, wabah Covid-19 yang terus merebak di tingkat nasional mendorong tingkat konsumsi konten pada April.

Laporan Dable mengkaji dampak Covid-19 terhadap konsumsi media terbagi pada atas enam kategori (yakni Bisnis, Hiburan, Berita Umum, Berita, Regional, Olahraga). Laporan itu juga mengkaji dampak Covid-19 terhadap konsumsi media untuk masing-masing kategori.

Konsumsi konten pada kategori “Bisnis” tercatat meningkat hingga 62 persen lebih tinggi pada bulan April ketimbang dibandingkan Februariā€”laju peningkatan tertinggi di antara enam kategori konten. Hal ini terjadi seiring dengan anjloknya harga saham secara drastis akibat kekhawatiran tentang pandemi, serta besarnya minat khalayak umum terhadap isu-isu ekonomi. Pada April, saat Covid-19 mulai menyebar di tingkat nasional, konsumsi konten pada kategori “Regional” memiliki laju peningkatan tertinggi kedua (yaitu 61 persen lebih tinggi ketimbang dibandingkan bulan Februari).

Di antara sejumlah kategori konten yang dikonsumsi setiap hari, konten “Hiburan” memiliki laju peningkatan tertinggi, yakni 35 persen (pada April jika dibandingkan Februari). Hal ini terjadi akibat bergesernya minat masyarakat ke berita hiburan demi mengurangi stres dari menontonpaparan berita-berita tentang Covid-19. Di sisi lain, konsumsi konten “Olahraga” menurun 12% pada bulan April jika dibandingkan dengan bulan Februari. Hal itu dikarenakan sejumlah pertandingan dan turnamen dibatalkan akibat Covid-19.

Dable juga mengkaji tren-tren konsumsi konten berdasarkan jenis perangkat. Tingkat konsumsi melonjak pada perangkat seluler dan komputer PC seiring dengan penyebaran Covid-19. Untuk komputer PC jika dibandingkan dengan bulan Februari, laju peningkatan mencapai 35 persen pada bulan Maret ketimbang Februari, namun turun 20 persen dan menurun sekitar 10 persen pada bulan April. Penurunan ini diakibatkan kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) sejalan dengan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Di sisi lain, konsumsi konten pada perangkat seluler meningkat sekitar 27 persen pada Maret ketimbang Februari dan tetap stabil pada bulan April ketimbang Februari. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan seluler tidak begitu terpengaruh dengan praktik WFH.
Diketahui, Dable telah menjadi anggota aktif dari Born2Global Centre sejak 2017. Dable  ialah adalah sebuah platform penelusuran konten yang mengkaji data dari 2.300 perusahaan media di seluruh dunia. Dable menggunakan real-time big data dan teknologi personalisasi guna menyediakan sejumlah rekomendasi konten secara personal kepada pengunjung situs web.

Rekomendasi dibuat berdasarkan beragam jati diri, minat individu (seperti halnya gender, usia, minat, dan lain-lain). Hingga kini Dable memiliki kontrak telah bekerja sama lebih dari 100 perusahaan media di Indonesia. Termasuk koran, majalah, dan blog ternama.(kbs/prnewswire)

Share This: