Hanya 9 Oknum Dipecat Tidak Hormat, 350 Anggota dan 12 Orang Eksternal Polda Sumsel Dapat Penghargaan

PALEMBANG, SIMBUR – Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melaksanakan upacara Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH) Anggota Polda Sumsel. Upacara bertempat di Gedung Rekonfu Mapolda Sumsel, Senin (29/6).

Dalam upacara tersebut, 9 personel dipecat tidak hormat. Terdiri dari 8 orang terlibat perkara narkoba yang sudah mempunyai keputusan pengadilan tetap dan 1 orang mengalami desersi. Bukan hanya itu, Kapolda juga telah memberikan penghargaan kepada 350 personil. Selain itu, 12 penghargaan juga diberikan kepada personel eksternal Polri yang telah membantu Polda Sumsel dalam pelaksanaan tugas melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

Kapolda berharap ini sebagai pembelajaran dan sarana introspeksi bersama agar pengawasan serta pengendalian kepala satuan kerja lebih ditingkatkan lagi. “Semoga tidak ada lagi pelanggaran yang dilakukan oleh masing-masing personel di satuan kerja ataupun satuan wilayah. Terus tingkatkan kinerja, inovasi dan motivasi untuk menjadi insan Bhayangkara yang berprestasi,” ujar Kapolda.

Upacara dihadiri perwakilan masing-masing personel satker di Mapolda Sumsel. Upacara berlangsung dengan tetap memerhatikan aturan pemerintah sesuai protokol kesehatan dengan menjaga jarak (physical distancing).

Diketahui, sembilan oknum polisi yang terlibat narkoba dan dipecat dari Polda Sumsel yakni Bripka SYH Ba Polrestabes Palembang, Bripka LRT Ba Biddokes, dan Bripda DRM Ba Polres Banyuasin. Selanjutnya, Bripda SNY Ba Polres Banyuasin, Brigadir SYD Ba Polres Banyuasin, Brigadir SKM Polres Banyuasin, Aipda AZ Biddokes, Bripda AP Ba Dit Samapta. Selain itu, Brigadir AD Ba sat Brimob mengalami desersi.(rgs/rel)

Share This: