Kawal Bantuan Modal Kerja bagi UMKM di Sumsel

PALEMBANG, SIMBUR – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru menerima Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumsel. Kunjungan itu terkait adanya program bantuan modal kerja bagi pelaku UMKM Mikro yang sejalan.dengan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Gubernur H Herman Deru mengatakan, sebelum bantuan modal tersebut sampai kepada pelaku UMKM, hal yang paling penting adalah berbasiskan data baik itu data dari BPS maupun pemerintah daerah. “Kalau salah sasaran mudah diperbaiki seperti salah pelaku UMKM. Yang repot kalau salah bimbingan. Kami butuh data. Dari sekian banyak niat baik tentu ada saja orang yang ingin memanfaatkan. Data harus akurat data yang berasal secara button up tidak,” katanya

Untuk pemulihan ekonomi nasional, kata Gubernur, tidak bisa hanya dilihat dari kelumpuhan usaha atau ketidakberdayaan usahanya yang diakibatkan pandemi. Oleh sebab itu pula butuh inventarisasi yang jelih. Caranya dengan berkolaborasi antara inspektorat, BPS, Pemda dan BPKP. “Gunakan sinergitas jemput bola. Yang namanya UMKM itu bakat. Bakat alam yang nempel karena SDA dan keahlian individunya, maka tidak bisa membuat program yang semaunya. Jangan memaksakan orang. Artinya, jenis usaha sesuai potensi pribadinya,” tuturnya.

Untuk Edukasi, lebih jauh Herman Deru mengungkapkan, telah diadakan penganggaran edukasi. Ada tiga hal penting yang harus diperhatikan untuk pembinaan pelaku umkm ditengah pandemi ini, diantaranya modal, keterampilan, dan pasarnya. “Harus membuat program yang sifatnya dirrect, sentuhannya dan segera kembalinya. Petakan dulu ini, Pemprov Sumsel bersama BPKP akan kawal bareng-bareng mulai dari perencanaan sehingga diujung bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.(kbs)

Share This: